'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Profil
Gebrakan Majelis Tabligh PDA Banjarnegara Untuk Mewujudkan Mubalighat yang Handal dan Militan
01 Oktober 2019 21:43 WIB | dibaca 27

 

 

       Majelis tabligh merupakan salah satu majelis di PDA yang menjadi tulang punggung dalam membentuk dan  meningkatkan kualitas serta kuantitas mubalighat.  Selain itu Majelis Tabligh juga mempunyai peran strategis dalam mengembangkan dakwah Islam di seluruh aspek kehidupan serta menguatkan kesadaran keagamaan bagi masyarakat untuk mencapai masyarakat madani. Kegiatan dakwah, antara lain berbentuk pengajian partisipatif dengan materi yang menyangkut banyak aspek kehidupan, pengembangan materi dakwah, dan pelatihan kader muballighat ‘Aisyiyah.

       Majelis Tabligh memiliki 4 devisi yaitu : 1) Divisi Pembinaan Mubalighat. 2) Divisi Penguatan  Pengajian dan Media,  3) Divisi  Pembinaan Mualaf dan Dakwah-dakwah Khusus 4) Divisi Pembinaan Keluarga.  Keempat divisi tersebut saling bersinergi untuk mewujudkan  dan mencapai tujuan Majelis Tabligh.

      Secara garis besar program Majelis Tabligh adalah Membangun kualitas aqidah, akhlak, ibadah, dan mu’amalah di kalangan masyarakat yang berlandaskan nilai Qur’an dan sunnah melalui pesan-pesan yang bersifat pencerahan dan berkemajuan. Kekuatan program tabligh ini terletak pada  banyaknya pengajian di tingkat jama’ah atau komunitas sebagai media strategis penyampaikan pesan yang bersifat mencerahkan dan menyangkut kehidupan sehari-hari di lingkungan sekitar.

 

       Majelis Tabligh PDA Banjarnegara pada masa periode kepengurusan 2015-2020 telah melaksanakan berbagai kegiatan sesuai divisi yang telah ada. Dari sekian kegiatan yang telah dilaksanakan ada salah satu hal yang cukup menarik bagi penulis, yaitu Gebrakannya dalam mengadakan Pelatihan Mubalighat di seluruh cabang yang ada di daerah Banjarnegara. Pada tahun awal 2019 seluruh cabang sudah berhasil melaksanakan pelatihan mubalighat. Pelaksanaan Pelatihan Mubalighat selain untuk menjalin silaturahmi antara PDA dan cabang, juga dimaksudkan untuk mencetak dan menggembleng  kader Aisyiyah agar menjadi mubalighat yang handal, tangguh, dan militan.

      Menurut Dra Nasiah Ningrum selaku ketua Majeis Tabligh PDA Banjarnegara menyatakan bahwa rata-rata kemampuan mubalighat  Aisyiyah di Banjarnegara cukup bagus. Tinggal diasah terus-menerus, insyaalah akan bisa lebih baik lagi. Hal ini terlihat saat pelatihan mubalighat di cabang-cabang. Saat peserta simulasi menyampaikan tausiyah atau dakwahnya dihadapan peserta yang lain, sebagian besar sudah bisa lancar dan mumpuni.

Data pengajian yang telah diinventarisir Majelis Tabligh PDA Banjarnegara pada tahun 2016 adalah:

  1. Jumlah cabang 24. Jumlah ranting sebanyak 173.
  2. Jumlah pengajian sebanyak 144 dengan jumlah mubalighatnya 43 orang.

      Data tersebut menunjukkan bahwa dari jumlah ranting 173 hanya ada 144 kelompok pengajiannya. Hal ini berarti masih ada 29 ranting yang belum memiliki kelompok pengajian.

      Hal kedua yang bisa kita cermati adalah jumlah mubalighat yang belum sebanding dengan jumlah pengajian. Jumlah pengajiannya 144, sedang mubalighatnya hanya 43 orang. Ini berarti baru 30%  pemenuhan kebutuhan mubalighatnya. Masih ada kekurangan 70 %.

     Mencermati situasi dan kondisi yang demikian maka Majelis Tabligh  PDA Banjarnegara bertekad dan menargetkan pemenuhan  kebutuhabn mubalighat paling lambat di akhir periode kepengurusan.  Hal –hal yang ditempuhnya antara lain: Mengedakan pertemuan majelis tabligh dan Corp Mubalighat PCA se –Daerah Banjarnegara. Pertemuan diadakan dua bulan sekali dengan tempat bergiliran. Hal ini selain untuk menjalin silaturahmi juga agar bisa saling merasakan jauhnya perjalanan.

Berikut adalah jadwal pelaksanaan Pelatihan Mubalighat yang telah dilaksanakan pada tahun 2018-awal 2019 :

  1. Hari Sabtu - Ahad tanggal 16-17 Desember 2017 : PCA Punggelan
  2. Hari Sabtu - Ahad tanggal 13-14 April 2018 : PCA Mandiraja, Pingit, Merden dan PCA Purworejo Klampok
  3. Hari Sabtu - Ahad tanggal 21-22 April 2018: PCA Blambangan dan Bawang
  4. Hari Sabtu - Ahad tanggal 5-6 September  2018: PCA Binorong
  5. Hari Sabtu - Ahad tanggal 20-21 Oktober 2018 : PCA Kalibening dan PCA Pandanarum
  6. Hari Sabtu - Ahad tanggal 27-28  Oktober 2018: PCA Kutabanjar, Karangtengah, Argasoka, dan Pucang
  7. Hari Sabtu - Ahad tanggal 3-4 Nopember  2018: PCA Sigaluh
  8. Hari Sabtu - Ahad tanggal  24-25 Nopember 2018: PCA Banjarmangu
  9. Hari Sabtu - Ahad tanggal  1-2 Desember 2018: PCA Petambakan dan Madukara
  10. Hari Sabtu - Ahad tanggal  8-9 Desember  2018: PCA Pagentan
  11. Hari Sabtu - Ahad tanggal  15-16  Desember  2018: PCA Batur dan Sumberejo
  12. Hari Sabtu - Ahad tanggal  22-23  Desember  2018: PCA  Wanadadi
  13. Hari Sabtu - Ahad tanggal  24-25  Desember  2018: PCA Wanayasa dan Karangkobar
  14. Hari Sabtu - Ahad tanggal  12-13 Januari 2019 : PCA Pejawaran

 

      Hasil pendataan kedua di akhir tahun 2018 diperoleh data jumlah mubaligat yang cukup menggembirakan. Selain itu di awal 2019 juga ada penambahan Cabang baru yaitu Cabang Pagedongan.  Jumlah mubalighat yang semula hanya 43 melonjak menjadi 103 mubalighat, sedang jumlah pengajiannya yang semula 144 menjadi 140 pengajian. Berkurangnya jumlah  kelompok pengajian ini karena ada beberapa tempat pengajian yang menggabung pada tempat yang lain. Yang patut disyukuri adalah meningkatnya jumlah mubalighat dari 30% menjadi 73% di akhir tahun 2018.  Masih ada waktu sekitar satu tahun lagi bagi Majelis Tabligh untuk mencapai targetnya. (Parijem, LPPA PDA Banjarnegara)

 

Shared Post:
Arsip
Berita Terbaru