'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Idea
Home » Idea
Upaya Menumbuhkan Kreativitas Anak Sejak Dini
06 Oktober 2019 22:26 WIB | dibaca 32
oleh: Parijem (Sekretaris LPPA PDA Banjarnegara)

 

Kreativitas sangat penting dalam kehidupan manusia, karena melalui kreativitas yang dimilikinya, seseorang dapat menunjukkan bobot atau kualitas hidupnya.

 

        Seorang anak adalah merupakan buah hati dan tumpuan harapan bagi orang tua dan negara dimana si anak tinggal. Anak dilahirkan dalam keluarga sebagai amanat Tuhan  dan orang tua bertanggung jawab dalam memelihara dan mendidik anaknya sampai si anak dewasa. Untuk itu suasana kekeluargaan harus senantiasa dipelihara yaitu suasana yang penuh diliputi kasih sayang, suasana damai, suasana tentram yang dapat memberikan rasa aman kepada anak untuk tumbuh dan berkembang secara wajar. Berangkat dari sinilah kita akan menuju ke masalah kreativitas. Menurut Prof. Dr. S. C. Umi Munandar ( seorang Psikolog ), kreativitas dapat ditinjau dari beberapa aspek antara lain: dari proses, pribadi, press dan produk.

      Kreativitas dari segi produk dapat diartikan bahwa kreativitas itu sebagai kemampuan untuk menghasilkan sesuatu yang baru, baik baru bagi si penciptanya maupun baru bagi lingkungannya.  Sedang kreativitas ditinjau dari segi proses, berarti yang diutamakan adalah kegiatannya atau aktifitasnya yang kreatif, bukan produk atau hasil perbuatan si pencipta. Pada anak yang masih dalam proses pertumbuhan dan perkembangan kreativitas hendaknya dipandang sebagai suatu proses yang harus benar-benar  mendapat perhatian yang serius dari orang tua maupun orang-orang  yang ada di lingkungan si anak. Bagi anak-anak hasil perbuatannya adalah  suatu yang paling mereka senangi dan banggakan, maka kita jangan terlalu menuntut anak untuk menghasilkan produk kreativitas sesuai dengan keinginan kita, atau menyalahkan tindakan anak tatkala anak sedang asyik menikmati aktifitasnya. Kalau anak kecil ingin mewarnai gambar matahari biru, dan gambar daun hitam, silahkan. Toh konsep warna benda yang benar kelak anak akan tahu pada saat anak memasuki tahap perkembangan berikutnya. Kalau tindakan mereka langsung kita cemooh maka hal ini kan dapat mengurangi kreativitas anak, bahkan anak dapat menjadi takut dan mogok ( tak mau ) berkreativitas lagi. Kalau hal itu sampai terjadi maka kita akan sulit untuk menumbuhkan kembali kepercayaan diri si anak. Biarkan anak berkreasi bebas, yang penting anak senang dan berminat menyibukkan diri melakukan kegiatan yang kreatif. Berikan kesempatan pada anak untuk melakukan sesuatu, karena pada dasarnya anak akan tumbuh menjadi anak yang kreatif bila kita memahami apa yang diinginkan si anak dan kita menciptakan situasi yang nyaman baginya untuk mewujudkan keinginannya itu.

     Kreativitas dari segi pribadi , memberikan pengertian bahwa perilaku yang tampak mencerminkan adanya pribadi yang mantap yaitu adanya kelancaran, keluwesan dan kemurnian anak dalam mengungkapkan gagasan maupun pemikirannya, dalam bentuk perilaku. Ciri-ciri kepribadian yang biasa ditampilkan oleh anak yang kreatif antara lain : mempunyai rasa ingin tahu yang besar, mempunyai imajinasi dan minat yang kuat, serta tekun dan punya rasa percaya diri dalam melaksanakan tugas yang diminatinya. Peran kita sebagai orang dewasa atau orang tua jelas sangat penting, karena tanpa perhatian dari kita bisa jadi kreativitas itu tak akan muncul atau juga menyimpang dari kewajaran.

     Kreativitas dari segi Press (tekanan atau dorongan), ialah bahwa kreativitas dipandang sebagai suatu kondisi yang mendorong seseorang ke perilaku kreatif. Nah disinilah terlihat betapa pentingnya atau berpengaruhnya peran orang tua  untuk menciptakan suasana keluarga yang nyaman sehingga anak benar-benar terdorong untuk melakukan aktifitas yang kreatif. Karena dari keluargalah mulaianak belajar, kenal lingkungan, dan munculnya kreativitas, maka sudah sepantasnya orang tua mulai memikirkan untuk mendorong, menumbuhkan maupun memupuk kreatifitas anak sejak dini  atau sedini mungkin. Ciptakan lingkungan yang memungkinkan anak mewujudkan kreasi-kreasinya dan bakat-bakatnya secara optimal. Dengan dapat menunjukkan bakat kreatif,  anak nantinya akan dapat membangun disinya sendiri dan lingkungannya.

     Anak yang sudah sejak kecil dibiasakan untuk beraktifitas secara kreatif, kelak pastilah akan tumbuh menjadi pribadi – pribadi yang kreatif pula. Sikap ingin tahu, senang menjajaki hal-hal baru, meneliti dan menguji, memiliki kesenangan dan kepuasan dari mencipta sesuatu serta merasa tertantang untuk memecahkan hal-hal yang rumit maupun misterius bagi anak yang kreatif akan terus terbawa hingga mereka dewasa. Dengan demikian anak tidak akan kaget atau bingung menghadapi zaman yang selalu berubah ini dikemudian hari. Jadi kita sebagai orang tua hendaknya menghindari sikap-sikap yang tidak menunjang kreatifitas anak, antara lain : terlalu kuatir sehingga kegiatan anak terrlalu dibatasi, menuntut kepatuhan yang mutlak dari anak, selalu mencela tindakan anak, tak pernah memuji terhadap keberhasilan anak, merasa lebih tahu dan serba benar, suka menghukum serta bertindak kasar. Cobalah untuk menanamkan sikap yang dapat menumbuhkan dan memupuk kreatifitas anak misalnya : memberi perhatian dan kasih sayang, memahami setiap keinginan anak, mendengarkan keluhan anak, sering meluangkan waktu untuk berdialog dengan anak, mendorong anak berani untuk bertanya, mengeluarkan pendapat dan gagasan, sering memberi pujian daripada celaan atau hukuman. Dan masih banyak lagi sikap-sikap yang bisa kita tunjukkan pada anak agar terdorong kreativitasnya. Sekali-kali jangan beranggapan materi adalah segala-galanya  untuk dapat membentuk kreativitas . Karena anak  adalah permata hati maka tak ada salahnya bila kita mengerahkan segala daya dan kemampuan kita untuk menjadikan mereka dapat menjadi harapan nusa dan bangsa. Di zaman yang teknologi begitu dahsyat seperti saat ini tanpa uluran tangan dan perhatian dari orang tua mereka akan bingung dalam melangkahkan kakinya di dalamhidup ini, bahkan bisa jadi mereka akan  tergelincir dan kitalah yang nanti akan dipersalahkan oleh zaman.(Parijem LPPA PDA Banjarnegara )

Shared Post:
Arsip
Idea Terbaru
Berita Terbaru