'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Diskusi RAD Penanggulangan Penyakit TBC Upaya Selamatkan Banjarnegara dari Tuberkulosis
04 Oktober 2019 22:11 WIB | dibaca 186

 

            Penyakit TBC atau Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang perlu penanganan serius,karena disampingnya memerlukan pengobatan yang cukup lama dan terus menerus,juga penularan yang relatif riskan bagi lingkungan.

            Program eliminasi penyakit TBC tingkat Nasional,diharapkan tuntas pada tahun 2030 mendatang,sedang untuk  Jawa Tengah termasuk Kabupaten Banjarnegara,optimis dapat bebas penyakit TBC di tahun 2028.

             Berkenaan hal tersebut,Pemerintah Kabupaten Banjarnegara telah menerbitkan Surat Keputusan Bupati Banjarnegara Nomer 440/352 tahun 2019 Tanggal 20 Maret 2019,Tentang Pembentukan Tim Penyusun Rencana Aksi Daerah Penanggulangan Penyakit Tuberkulosis Kabupaten Banjarnegara.

 

              Adapun tugas Tim dimaksud,antara lain adalah,menyusun rencana aksi daerah penanggulangan tuberkulosis dan berkoordinasi dengan tim program penanggulangan TBC provinsi dan nasional,melakukan koordinasi internal tim untuk analisa,kompilasi serta pengolahan data,melakukan koordinasi dengan pihak_pihak terkait,pemantauan evaluasi pelaksanaan penyusunan RAD penanggulangan TBC.

             Tim yang terdiri dari berbagai instansi terkait dan lembaga kemasyarakatan termasuk 'Aisyiyah ini, telah mengadakan beberapa kali diskusi,dalam upaya menentukan langkah_langkah strategis,guna penanggulangan penyakit TBC di wilayah Kabupaten Banjarnegara

              Pada diskusi yang dipimpin oleh Kabid.Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara,dr.Ery Rosita, 3 Oktober 2019 kemarin,berhasil merumuskan bebrapa langkah strategis yakni  antara lain : Penguatan Kepemimpinan Daerah RAD TBC Kab.Banjarnegara,  akses layanan TB yang bermutu, Peningkatan Kemitraan serta sistem sosialisasi yang menyeluruh .

              Pada pertengahan  tahun 2018 yang lalu Aisyiyah Banjarnegara mengirimkan 31 kadernya untuk mengikuti Pelatihan TB HIV Caree di Hotel Surya Yudha. Kader-kader tersebut selanjutnya menjalankan tugas di wilayahnya masing-masing. Salah satu tugas dari para kader adaah melakukan investigasi kontak, yaitu mendatangi pasien yang kena TB dan melakukan inverstigasi kontak sejumlah 20 orang. Orang-orang yang diinvestigasi itu orang-orang yang sangat mungkin memiliki kontak langsung dengan penderita antara lain yang tinggal di sekitar rumah penderita baik di depan, belakang, samping kanan, maupun samping kiri.

SSR TB_Care 'Aisyiyah PDA Banjarnegara yang telah aktif membantu pencegahan,penanggulangan dan pengobatan TBC dinilai oleh Pemkab.Banjarbegara telah banyak memberikan andil melalui Para Kader TB_Care 'Aisyiyah yang tersebar di 10 Cabang dan Ranting Aisyiyah, dengan Motto: TOSS...Temukan Obati Sampai Sembuh. Diskusi RAD eliminasi TBC akan dilanjutkan 16 Oktober 2019 ( Parijem LPPA PDA Banjarnegara, Sumber : Sri Sumarni)

Shared Post:
Berita Terkomentari